YHA Hostels : Dari Mulai Pondokan Kayu Hingga Kastil!

Friday, March 16, 2018

Kalau lagi jalan-jalan, saya jarang banget dan hampir gak pernah nginep di hotel. Selain karena mahal dan gak masuk di budget yang biasanya pas-pasan, saya pribadi kurang suka suasana hotel yang kaku. Kalau lagi sendirian biasanya saya selalu nyari hostel (versi low-cost nya hotel). Tapi kalau jalannya rame-rame, saya selalu bandingkan harga dengan AirBnb karena biasanya kalau ramean sih jatuhnya bisa jauh lebih murah. Intinya, apa pun yang termurah! Haha.

YHA Ilam Hall yang ada di kastil! Iya, ga salah baca kok. Ini beneran hostel.

Di Inggris, kalau lagi butuh nginep di hostel, yang pertama kali saya cari pasti YHA hostel. Youth Hostels Associations (YHA) yang sudah berdiri dari tahun 1930 ini adalah organisasi sosial yang menyediakan hostel di seluruh penjuru Inggris dan Wales. Pokoknya, kemana pun kita pergi, pastinya hampir akan selalu ada YHA hostel di sekitar kita. Sejauh ini, saya sudah menginap di 5 hostel YHA berbeda dan fix jatuh cinta banget! 

Sebelumnya, saya cuma pernah menginap di YHA Hathersage ketika mengunjungi Peak District musim panas tahun lalu. Waktu itu saya puas banget dengan pelayanannya YHA karena kamar dan kamar mandi yang bersih, dapur luas dengan peralatan masak yang lengkap, dan harganya yang murah banget. Jadinya, saat saya merencanakan road-trip di Inggris bersama Papa dan Mama di bulan Desember lalu, pertimbangan rute perjalanan juga bergantung dengan ada atau tidaknya hostel YHA di sekitar daerah tersebut. 

Loh, kok ga di AirBnb aja? Kan sekeluarga.

AirBnb memang enak sih tapi untung-untungan juga kadang dapet yang bagus dan kadang dapet yang zonk. Kemarin karena rutenya ke daerah yang lumayan pedesaan, jadinya AirBnb jarang ditemukan. Kalau pun ada, cuma ada satu dua dan terlihat meragukan. Kalau nginepnya di kota besar macam London sih ga perlu khawatir karena ada banyaaak banget AirBnb bagus yang affordable

YHA Stratford-Upon-Avon

Perhentian pertama kali itu adalah Stratford-Upon-Avon, kota kecil di dekat Oxford yang merupakan kota kelahiran pujangga terkenal, William Shakespeare. Meskipun terlihat biasa-biasa saja, bangunan ini ternyata bersejarah karena sudah dibangun sejak pertengahan abad ke-19! Sebenarnya sempat agak deg-degan membawa orang tua nginep di youth hostel karena kan biasanya kesannya hostel itu berisik, party party, mabuk-mabukan, sempit, seadanya, dan kurang nyaman. Tapi ternyata asik-asik aja dan Ibu saya malah senang karena dapurnya yang komplit dan nyaman.


Kamar private dengan kamar mandi di dalam untuk ber-3 cuma 39 pounds!

Common room

Dapurnya yang luaaaas dan komplit. Ada 4 kompor jadi gak rebutan masaknya. Salah satu alasan utama kenapa saya lebih suka hostel, karena bisa masak!

Dari Stratford-Upon-Avon, kami melanjutkan perjalanan dan bermalam di YHA Borrowdale di kawasan Lake District. Pas sampai di sini, keadaan sudah gelap gulita (padahal baru jam 6 sore) dan hujan es sedang turun lumayan deras. Ditambah lagi jalanan ke sini yang berkelok-kelok curam karena di daerah pegunungan dengan penerangan yang minim. Meskipun cukup horor di perjalanan, Alhamdulillah bisa sampai di sana dengan selamat. 

Lorong kamar-kamar.

Common room dengan perapian hangat

YHA Borrowdale ini bentuknya pondok kayu yang kesannya hangat gitu. Ada perapian dengan banyak aksesoris yang berhubungan dengan gunung, karena memang Lake District terkenal dengan jalur trekking-nya. Di pagi hari ketika sarapan, banyak orang-orang yang sudah berpakaian lengkap untuk mendaki sedang menyeruput kopi sambil berdiskusi jalur pendakian. Beberapa dari mereka ngobrol ringan dengan saya dan Mama ketika kami masak nasi goreng untuk sarapan, diawali dengan basa-basi "wah, masak apa nih? enak banget baunya," dilanjutkan dengan pertanyaan "hari ini kalian trekking juga?". Waduh. Saya cuma ketawa cengengesan dan langsung melipir perlahan, takut diajakin trekking dingin-dingin pas winter gitu. Hahaha.

YHA Borrowdale


Ternyataaa, pemandangan di luar pas udah terang luar biasa indah. Kami dikelilingi bukit-bukit berselimut salju dan ada sungai kecil yang jernih mengalir persis di depan hostel. Ini sih fix hostel paling indah yang pernah saya datangi. Rate-nya? Cuma 29 pounds/malam untuk 3 orang! YHA Borrowdale ini juga adalah favorit Papa dan Mama dari seluruh YHA yang kami kunjungi saat itu. Saya diam-diam berjanji ke diri sendiri untuk balik lagi ke sini suatu hari nanti. Kalau bisa sih pas summer, biar bisa ikutan trekking di Lake District.

Sungai di depan hostel





YHA York

Malam berikutnya kami menginap di YHA York yang terletak tentu saja di York. Saat kami sampai, hujan turun dengan derasnya. Jadinya dari sore hingga malam cuma leyeh-leyeh di hostel gak bisa kemana-mana karena dingin banget. Untungnya, sebelumnya kami udah bungkus fish and chips dari restoran. YHA York ini adalah our least favorite karena terlalu ramai. Mungkin karena terletak di kota besar ya. Dapurnya yang gak terlalu luas jadi padat banget pas jam makan karena banyak yang masak. Nonetheless, York is a very beautiful city.


Dari York, perjalanan dilanjutkan ke Peak District. Karena Peak District ini luas banget, sisi yang kami datangi kali ini berbeda dengan sisi yang saya datangi sebelumnya. Dan sebenarnya, alasan saya mengunjungi Peak District di perjalanan pulang adalah karena di sini ada hostel YHA yang bangunannya berbentuk kastil. Jadi saat itu saya sedang membuat rute perjalanan dari York ke London, yang ternyata kepanjangan kalau dijalani dalam satu hari saja, berhubung cuma Papa yang bisa nyetir, ditambah lagi dengan matahari yang bersinar cuma hingga jam 5 sore saja. Oleh karena itu, harus ada perhentian di tengah-tengah untuk istirahat bermalam. Saat itu saya membuka peta dan mencari hostel YHA yang ada di antara York dan London dan ketemu lah si kastil gotik ini.

YHA Ilam Hall. Kapan lagi coba, nginep di kastil dengan rate hostel?

Hostel ini terletak di Ilam, sebuah desa kecil di kawasan Peak District. 

KPR di sini oke juga kali ya?

Halaman depan hostel yang ada gereja tua nya

Sungai di sebelah hostel

Sejak abad ke-16!


Saat itu keadaan hostel sepi sekali karena sepertinya di awal, cuma keluarga saya yang menginap di sana. Sebenarnya agak eerie sih, ditambah lagi suasana yang dingin mencekam karena lagi winter. Tapi di akhir-akhir ketika mulai beranjak malam, ada banyak orang dan rombongan keluarga yang menginap di sana juga karena menuju weekend. Meskipun terlihat tua dari luar, tapi di dalam ternyata lumayan modern dan tetap super bersih seperti standarnya YHA. Saya lupa banget motret dapurnya yang terletak di bawah tanah dengan lantai batu dan pintu kayu yang berat.

Pardon my shaky hand

Kesimpulannya, saya puas sekali dengan YHA dan akan merekomendasikannya ke siapa pun yang butuh tempat menginap murah tapi ga murahan di Inggris. 

Jadi, berminat ga nih menginap di kastil?

10 comments:

  1. Ya ampuun ga nyangka YHA banyak yg cakep ya. Aku cuma pernah nyoba yang di York (pantesan liat fotonya kok rasanya familiar haha). Sisanya aku biasanya pake Airbnb, tp setelah baca ini jd tertarik nyobain YHA yg lain. Btw itu foto2 desanya bagus bgt, kerasa suasana idyllic & tranquil nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku juga ga nyangka lokasinya bakal sebagus ini. Karena murah jadi cenderung ga berekspektasi apa-apa. Iyaa peaceful banget, sepiii. Sayang banget kemarin di Ilam cuma sebentar banget.

      Delete
  2. Ini sih keren banget lah, view nya dapet, kalo aku dpt view alam yg bagus kayak gitu bisa norak kali ya. Apalagi kalo ramean sama temen2 murahh banget ya. Common roomnya instagenic juga tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa bener banget makin rame makin murah. tapi kalau sendirian bisa pesen kamar dorm yg barengan sama orang lain juga sih.. hehe

      Delete
  3. Miraaa, aku jadi kangen banget jalan2 di Inggris karena liat postingan kamu ini :') Dan iya, samaaa banget Mir, aku juga selama jalan - jalan dulu di Inggris mostly nginep di YHA... tapi sayang deh enggak foto setiap YHA-nya. Terus aku sempet juga ngalamin tinggal di YHA (waktu itu di Whitby) yang agak2 spooky karena bangunannya udh tua banget, sepi, waktu itu lagi winter pulak, dan ujung2nya ada pengalaman yang agak enggak enak. Semenjak itu aku menghindari nginep di akomodasi yg tua (even hostel yg ada dormitory room-nya) kalo lagi jalan - jalan sendirian hahah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ada apaaa zu? Aku pas udah sampe Indo dan googling jg baru tau kalo YHA yang Ilam Hall ternyata haunted. Untungnya ga ngalamin yang aneh-aneh. Kayanya kalo yg tua banget emang jangan sendirian yaa

      Delete
  4. Seru uga ya road trip terus mampir ke hostel-hostel ketje. Kalau di sini road trip Jakarta-Yogyakarta-Bali seru sepertinya...

    ReplyDelete
  5. INI BAGUS BANGET YAH WHY WHY AKU BARU TAU! etapi kemarin banyak numpang tidur di bus sama stasiun sih wkwk. Bagus pisan sekitarannya juga bagus, cucok untuk long stay. Kalo ke Inggris lagi terus mau trekking Lake District, aku diajak ya :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuuuuk. tapi tunggu pohon uang di rumah tumbuh dulu yaaa tin :))

      Delete

 
MIRA AFIANTI - TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS