London Cooking Diary

Tuesday, September 4, 2018

Kemarin pas lagi liat galeri foto di HP, saya jadi takjub sendiri melihat foto-foto masakan saya waktu lagi kuliah di London. Dikarenakan alasan penghematan, saya hampir setiap hari masak! Ditambah lagi karena kalau pun beli makanan, biasanya juga kurang sesuai dengan lidah Indonesia saya yang udah akrab dengan bumbu yang kuat. Meskipun ada restoran yang jual makanan Indonesia, tapi tetep aja sayang rasanya beli nasi padang seharga 10 pounds (sekitar 180ribu rupiah) yang duitnya bisa dipakai untuk belanja groceries untuk seminggu.

Dulu rasanya seneng banget masak, karena saya menganggap kegiatan di dapur ini jadi semacam pelarian dari tugas-tugas kuliah yang bikin mumet. Saat itu pergi ke supermarket buat beli sayuran aja ku sudah senang #mure. Trus dulu kegiatan ngumpul-ngumpul bareng temen-temen Indonesia juga biasanya melibatkan kegiatan masak-masak atau minimal potluck (piknik tapi bawa makanan masing-masing untuk berbagi). 

Berikut saya menghimpun 10 masakan yang sempat saya dokumentasikan. 

1. Mie Ayam Jamur



Finally, Iceland!

Friday, August 17, 2018


Prolog :
Hari Minggu siang, Mira kecil sedang bermalas-malasan di depan televisi. Saat itu televisi sedang menayangkan tayangan dokumenter mengenai Northern Lights atau Aurora Borealis di Iceland. Pemandangan cahaya hijau terang yang menari-nari di langit malam yang gelap terasa dreamy dan surreal sekali. It’s otherwordly. "Bisa ga ya, aku liat itu dengan mata kepalaku sendiri?", pikirnya di dalam hati. 
Beranjak ke SMA, Mira remaja suka sekali mendengarkan band beraliran shoegaze dari Iceland, Sigur Rós. Keinginan untuk mengunjungi negara asal band tersebut makin menggebu-gebu setelah ia menyaksikan film dokumenter Sigur Rós yang berjudul Heima.

10 tahun berlalu, akhirnya Mira berhasil menginjakkan kakinya di Land of Fire and Ice :')

Snowy Bibury

Thursday, July 19, 2018

Arlington Row

Musim dingin tahun lalu, saya, Mama, dan Papa melakukan perjalanan roadtrip di Inggris sekaligus menghadiri seremoni wisuda saya. Karena pada dasarnya kami sekeluarga emang doyan roadtrip, jadinya saya sangat bersemangat untuk menyusun itinerary perjalanan kali ini. Berhubung udah lama banget penasaran ingin main ke Bibury, saya pun menyelipkan tempat ini untuk dikunjungi di hari pertama.

Italy Trip #6 : Roma and Vatican

Sunday, June 24, 2018


Aura ibukota langsung terasa jelas ketika kereta kami tiba di stasiun Roma Termini; riuh, ramai, serba tergesa-gesa, sangat berbeda dengan beberapa kota yang telah kami singgahi sebelumnya. Setelah Milan, Venice, Cinque Terre, Florence, dan Pisa, Roma yang merupakan ibukota Italia ini adalah persinggahan kami yang terakhir sebelum kembali ke London. 

Italy Trip #5: Pisa

Saturday, May 26, 2018


Di pagi hari yang mendung itu, saya dan Dharma sudah berada di stasiun Santa Maria Novella, menunggu kereta yang akan membawa kami ke Pisa. Hari itu kami akan mampir sebentar di Pisa sebelum melanjutkan perjalanan menuju ke kota tujuan terakhir di Italia, yaitu Roma. Awalnya saya kira menara Pisa itu ada di Roma, sampai pada akhirnya saya tau kalau menara Pisa itu ya ada di Pisa saat googling menyusun itinerary beberapa hari sebelum berangkat ke Italia (ketauan kan Geografi-nya jelek hahaha). Sebenernya setelah riset kilat, di Pisa tidak banyak hal yang menarik perhatian kami. Namun berhubung udah sampai di Italia, masa iya gak mampir bentar untuk liat menara miring yang dari dulu udah eksis di buku IPS jaman SD? Ya ga? 
 
MIRA AFIANTI - TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS