BooksActually

Sunday, August 28, 2016


Sebagai orang yang sering nggak tau diri kalau beli buku (sebagian besar ditimbun, bacanya nanti-nanti kalau pas lagi mood), salah satu tempat favorit saya adalah toko buku. Pokoknya bikin saya senang itu gampang banget lah. Ajak aja masuk ke toko buku, trus tinggalin sampai saya (akhirnya) capek berdiri melototin cover buku atau baca sinopsisnya satu-satu dan galau mikir harus beli yang mana. Makanya setiap ada kesempatan berkunjung ke negara lain, saya hampir selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku.

Kemarin pas lagi ada urusan ke Singapore, saya langsung semangat pengen berkunjung ke BooksActually. Toko buku yang satu ini memang udah dari lama saya kepoin di instagram, soalnya toko ini ngejual buku-buku penulis indie dari Singapore gitu deh. Sebagian buku-bukunya mereka terbitkan sendiri di bawah label Math Paper Press. Saya penasaran banget Singaporean literature (sing-lit) itu kayak apa. Akhirnya dibelain deh ke sini pagi-pagi, padahal tempatnya agak nyempil gitu di kawasan pemukiman. Stasiun MRT terdekat itu Tiong Bahru. Dari sana tinggal jalan kaki sekitar 800 meteran gitu lah. Pas saya nyampe, pas banget tokonya baru dibuka.

Selamat Pagi, Bandung!

Sunday, August 14, 2016


Beberapa hari yang lalu, teman saya yang adalah travel blogger kondang kebanggaan (sebut saja Wira) memberi kabar kalau ia akan berkunjung ke Bandung.

"Ajakin aing ngopi-ngopi gaul di hutan itu dong, Mir!" pesannya. Haha.

Mengelilingi Aceh Dalam 3 Hari

Wednesday, August 10, 2016


Seperti tradisi di tahun-tahun sebelumnya (meskipun tahun lalu absen sekali), di lebaran kali ini, kami sekeluarga kembali ke jalanan. Yeayy, roadtrip lagi! Kali ini tujuannya tetap ke Aceh, karena Aceh relatif dekat dan sepi, tidak seperti Sumatera Barat yang kalau lagi lebaran ampun deh macetnya. Kota yang kami kunjungi kali ini adalah Tapak Tuan. Sebuah kota di Aceh Selatan yang letaknya di pinggir pantai.

Rencana awalnya sih kami akan berangkat di hari pertama lebaran setelah selesai sholat dan makan lontong medan, menginap 1 atau 2 malam di Tapak Tuan, lalu kembali lagi ke Medan. Kenyataannya, secara impulsif dalam 3 hari kami jadi benar-benar mengelilingi Aceh! 

Rekomendasi Menginap di Semarang

Friday, August 5, 2016

Pagi ini seperti biasa diawali dengan ngulet-ngulet di kasur sambil scrolling timeline. Terlihat update seorang teman yang sedang sarapan soto di Semarang. Waduh, perut saya langsung kriyuk-kriyuk membayangkan soto angkringan Mas Boed yang saya dan teman-teman makan di kunjungan ke Semarang tahun lalu.


Tiba-tiba saya juga jadi ingin piknik ke Semarang lagi. Kunjungan yang dulu memang sangat singkat. Saya belum sempat berkeliling di kawasan kota tuanya. Padahal dari hasil browsing di sana banyak sekali gedung-gedung tua yang bisa jadi spot foto. Saya juga ingin menaiki kereta uap di Ambarawa, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Semarang. Dan juga berkunjung ke Lasem, melihat bangunan-bangunan kuno di sana.

Tanpa sadar saya jadi iseng browsing-browsing hotel di Traveloka. Jika piknik ke Semarang lagi, saya ingin menginap di Quest Hotel Semarang. Hotel bintang 3 ini harganya lumayan terjangkau untuk dompet backpacker seperti saya. Hotel ini terletak di Jalan Plampitan, dekat dengan berbagai tempat wisata di Semarang seperti Simpang Lima, Lawang Sewu, dan pusat kuliner Pecinan Semarang. 

Suatu Hari yang Mendung di Hoa Lu dan Tam Coc

Wednesday, July 20, 2016

Karena kunjungan kami yang super duper singkat di Hanoi, hanya 2 malam 1 hari, maka kami hanya punya 1 hari efektif yang bisa dipakai untuk berjalan-jalan. Banyak banget pilihan day-trip dari Hanoi. Ada yang ke Ha Long Bay, Hoa Lu - Tam Coc, Parfume Pagoda, wah banyak lah pokoknya. Kebanyakan turis hampir pasti akan memilih Ha Long Bay tanpa keraguan karena kayaknya "belum ke Hanoi kalo belum ke Ha Long Bay".


Tapi kalau cuma punya 1 hari dan harus memilih antara Ha Long Bay dan Hoa Lu - Tam Coc, jelas saya akan memilih Hoa Lu - Tam Coc. Kenapa? 
 
MIRA AFIANTI - TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS