Showing posts with label Morocco. Show all posts
Showing posts with label Morocco. Show all posts

The Blue Essaouira


On the trip to Morocco, we stopped by for a while in a city named Essaouira. The main reason why we decided to visit this city was because, we wanted to see the sea, with a hope in getting proper vitamin D from the sun. Well, that's the thing that you would crave the most when you've been living in the constant need to wear thick coat whenever you go outside the house and to be close to the heater whenever you're indoor for 5 months.

Warna Warni Marrakesh

Jemma El Fna di kala senja

Kalau berkunjung ke Maroko, pasti kebanyakan orang akan mulai dari Marrakesh sebelum ke tempat-tempat lain. Dan untuk turis yang keadaan dompetnya pas-pasan kayak saya ini, pasti deh tinggalnya nggak akan jauh-jauh dari Jemma El Fna.

Apa itu Jemma El Fna? 

Jadi bayangkan ada alun-alun super besar, pasar dengan pedagang yang tumpah-tumpah sampai ke jalan, ditambah dengan pertunjukan ular, kuda, dan manusia yang lalu lalang yang bikin kita bingung sebenernya jalur mobil dan pejalan kaki itu ada di sebelah mana. Di sekitar pasar itu ada labirin super rumit berisi hostel, restoran, pedagang lagi, dan juga hamam (semacam tempat mandi di Maroko gitu deh). Chaos, in an interesting way, somehow.

Winter in Sahara


Karena sisa liburan winter break setelah dikurangi perjalanan ke Scotland masih bersisa sekitar seminggu lebih, maka saya pun langsung setuju dengan ajakan Hanny, teman saya, untuk mempergunakan jatah liburan kami semaksimal mungkin. Maroko langsung tercetus, selain karena untuk mengunjungi negara ini pemegang paspor Indonesia tidak memerlukan visa, saya memang sudah lama sekali ingin berkunjung ke sana. Ditambah lagi, pikir saya kala itu, kalau pergi ke daerah yang lebih Selatan dari Inggris, apalagi Afrika, terlebih lagi ke Sahara, pasti saya akan mendapatkan vitamin D yang sebenar-benarnya dari matahari dan juga saya bisa melepaskan sebentar winter coat, sesuatu yang amat saya rindukan sebagai gadis tropis di gloomy-nya winter di Inggris. 

Tapi ternyata..... saya salah besar. Sahara yang saya pikir akan super gersang dan panas ternyata malah dingin banget! Rasanya kayak lagi ada di neraka, versi dingin.