Showing posts with label United Kingdom. Show all posts
Showing posts with label United Kingdom. Show all posts

JOURNEY TO SNOWDON, EPISODE 2 : THE HIKE

Haha, it took me nearly a year to finally pen down this story. In recent months, the idea of continuing to write on this blog has been nagging at me. But what can I say? I have the intention, but no willingness due to being swamped with work, moving to a new country (more on that later), and endless scrolling, and so on. However, tonight I'm making myself sit down and write because I know I'll treasure these writings when I'm older :')

In the previous episode, "Journey to Snowdon, Episode 1: The Car," you'll recall that we encountered some drama that slightly messed up our Snowdon schedule. The plan was to drive from London to Snowdon in the Northwest and make a midway stop somewhere in Hereford. However, it was already 3:00 PM when we finally got the car and hit the road. So Junda did his best to get us there before dark.

Driving to Snowdon by car can be a bit tricky because you can't just park anywhere you like. There's one car park in Pen-y-Pass, right across from the hostel we booked, which is at the very starting point of our hike. But it costs a fortune to park there, which was around £40 for overnight parking, and you have to reserve it days in advance due to limited space. There are other car parks available, but they're a bit farther from our hostel. Actually that's not a big issue because there's a sherpa bus running around the Snowdon area. However, since Snowdon itself is a remote location, therefore the bus schedule is limited, which is why we were worried about running late since the last bus leaves at 7:00 PM.

Journey to Snowdon, Episode 1 : The Car

Episode 1: The Car

"The payment has declined", 

 said the card machine for the 20th times, I lost count, tbh.


It was our second day after we arrived in London. We were supposed to pickup the rented car that we've booked and paid in-advance, and heading Northwest to Snowdon first thing in the morning since it will be a long journey and we hoped to arrive before it gets dark. 

Breakfast in our AirBnb, and stairway to hell to the flat. I just remembered that I took this photo because Junda fell off when carrying our luggage in this narrow & steep stairs. Maybe that was the sign. Haha


All cheered up and happy when waiting for the bus. The weather was lovely.


Everything seemed smooth, we had breakfast and packed our lunch and brew our own coffee. We then rode the bus for around 1,5 hours from our Airbnb in Muswell Hill to Europcar office in Park Royale. Considering that we brought along two huge luggages, bus was the most convenient options albeit took longer than tube, but still, we managed to arrived on time at 9AM. There was no problem when we mentioned our name for the reservation, hand in our passport and driving license. The major problem revealed itself when the Europcar guy asked us to hand in our card since he needed to secure £250 deposit before giving us the key. 


We then hand in our first credit card.


"The payment has declined",
Strange, we thought. We didn't see it coming.

Mengenal Alan Turing Lebih Dekat di Bletchley Park

Postingan ini akan bercerita tentang kunjungan saya ke salah satu museum bernama Bletchley Park di tahun 2016 lalu (haha basi banget ya). Saya sebenernya ga terlalu suka ke museum, gak kayak Junda yang hobinya ke Natural History Museum atau British Museum saban weekend. Hanya museum-museum dengan tema tertentu yang bisa bikin saya tertarik untuk berkunjung. Waktu Junda cerita tentang Bletchley Park - museum yang berisi cerita tentang Alan Turing dan perannya di Perang Dunia ke-II, saya langsung tertarik banget untuk berkunjung. Yah, sekali-kali jalan-jalannya faedah biar keliatan kayak anak Computer Science beneran :)) Saya pergi ke Bletchley bersama Rumeysa, sahabat saya di kampus.



Pernah mikir ga sih, segala kenyamanan teknologi smartphone dan komputer yang kita nikmati sekarang itu hasil jerih payahnya siapa? Jauh jauh sebelum Sergey Brin dan Larry Page bikin Google, sebelum Steve Jobs bikin Apple, ada Alan Turing yang berjasa menciptakan 'neneknya' komputer. Sebagai mantan mahasiswi Teknik Informatika, nama Pak Turing (haha akrab) memang gak begitu asing karena sering banget disebut, terutama di mata kuliah Teknik Komputasi. Di mata kuliah itu saya belajar Turing Machine, sebuah konsep komputasi yang jadi cikal bakal komputer modern yang kita pakai dengan nyaman saat ini. 

Snowy Bibury

Arlington Row

Musim dingin tahun lalu, saya, Mama, dan Papa melakukan perjalanan roadtrip di Inggris sekaligus menghadiri seremoni wisuda saya. Karena pada dasarnya kami sekeluarga emang doyan roadtrip, jadinya saya sangat bersemangat untuk menyusun itinerary perjalanan kali ini. Berhubung udah lama banget penasaran ingin main ke Bibury, saya pun menyelipkan tempat ini untuk dikunjungi di hari pertama.

YHA Hostels : Dari Mulai Pondokan Kayu Hingga Kastil!

Kalau lagi jalan-jalan, saya jarang banget dan hampir gak pernah nginep di hotel. Selain karena mahal dan gak masuk di budget yang biasanya pas-pasan, saya pribadi kurang suka suasana hotel yang kaku. Kalau lagi sendirian biasanya saya selalu nyari hostel (versi low-cost nya hotel). Tapi kalau jalannya rame-rame, saya selalu bandingkan harga dengan AirBnb karena biasanya kalau ramean sih jatuhnya bisa jauh lebih murah. Intinya, apa pun yang termurah! Haha.

YHA Ilam Hall yang ada di kastil! Iya, ga salah baca kok. Ini beneran hostel.

Di Inggris, kalau lagi butuh nginep di hostel, yang pertama kali saya cari pasti YHA hostel. Youth Hostels Associations (YHA) yang sudah berdiri dari tahun 1930 ini adalah organisasi sosial yang menyediakan hostel di seluruh penjuru Inggris dan Wales. Pokoknya, kemana pun kita pergi, pastinya hampir akan selalu ada YHA hostel di sekitar kita. Sejauh ini, saya sudah menginap di 5 hostel YHA berbeda dan fix jatuh cinta banget! 

Isle of Skye

Tiap ada orang yang nanya rekomendasi tujuan wisata di Inggris, saya selalu menyebutkan Highland tanpa ragu-ragu. Scottish Highland adalah tempat paling favorit saya di Inggris, karena saya adalah tipe orang yang lebih suka pemandangan bukit-bukit hijau daripada perkotaan. Dari pertama kali main ke Highland pas winter kemarin, saya udah langsung jatuh cinta sama pemandangannya yang dreamy dan surreal

Totoro dan teman barunya di Skye

Singgah Super Kilat ke Hay-On-Wye: Kota Penuh Toko Buku!


Pertama kali baca tentang Hay-On-Wye di blognya Dixie, saya langsung mikir "waduuuh, kemana aja nih udah hampir setahun di Inggris baru baca tentang ini". Berhubung bentar lagi masa kuliah akan usai dan harus balik ke Indonesia, saya langsung bertekad untuk berkunjung ke sana. Penasaran banget rasanya dengan kota kecil di Wales yang disebut-sebut sebagai The Town of Books ini, karena hampir seluruh isi kotanya adalah toko buku! Saya langsung iseng ajak Mela, teman sekampus saya yang juga suka main ke toko buku. Setelah mencari-cari jadwal yang pas di antara jadwal jalan-jalan Mela yang padat (berhubung saat itu dia udah lewat deadline disertasinya) dan jadwal ngumpulin disertasi saya, akhirnya ketemu lah sebuah tanggal yang cocok, tepat setelah saya submit disertasi. Horee~

York

Udah hampir setengah taun lalu aku dan Mira pergi ke York. Tapi karena sibuk tesis, pindahan, packing untuk pulang, settle back di rumah, lalu catch-up dengan makanan-makanan yang udah satu tahun gadapet akses, Mira jadi tidak sempat untuk nulis-nulis. Akhirnya, dia bayar aku untuk nulisin Blog bagian York. Licik juga ya dia. Kira-kira hasilnya seperti ini:

In the Heat of Summer Sunshine

Time goes by, now I'm already back in Indonesia for good. I was tidying up hundreds of picture that were left untouched, when I realized that some of it are quite nice. I know that it's almost winter now but I feel that I don't want these pictures stay in my hard drive forever. I just had the busiest months (dissertation, viva presentation, packing, and moving out) before I went back home. Now that I have lots of time to breath and write, a little throwback to summer wouldn't hurt.

Summer means lavender blooming season! It's a time when you can go outside, enjoy the sunshine with your beloved ones, and take a pictures in the sea of purple. If you're around London, you can visit Mayfield Lavender Park which is still accessible by using the Underground and bus. The entrance fee is only 1 pound per person. 

Suatu Hari Bersama Para Alpaca.


Sebagai pemuja hewan-hewan berbulu tebal nan fluffy, alpaca adalah salah satu hewan favorit saya. Walaupun dulunya saya nggak tau se-fluffly apa makhluk yang selalu terlihat tersenyum ini, tapi kalau liat foto-fotonya yang sering wara wiri di 9gag, keliatannya sih alpaca ini uwel-able banget! Setau saya, alpaca ini gampang ditemui di daerah berdataran tinggi macam Peru, karena kan bulunya tebal banget makanya mereka sukanya di tempat yang dingin-dingin. Suatu hari saya iseng nyari tau jangan-jangan alpaca juga tinggal di Inggris, ternyata benar! Gak jauh dari London, ada peternakan alpaca. Langsung deh saya book tiket kereta dengan tekad bulat mau uwel-uwel dan peluk-peluk alpaca-alpaca lucu.

Hello, Edinburgh!


Edinburgh (dibaca: Edinbrah~ *dengan intonasi agak mendesah di belakang) adalah kota terakhir yang kami kunjungi dalam rangkaian perjalanan winter break kemarin. Kami bermalam di Edinburgh selama 3 malam, salah satunya adalah malam natal. Oiya, natal di Inggris itu ibarat Nyepi di Bali. Nggak ada toko yang buka, nggak ada transport yang jalan, jadi bener-bener kayak kota mati gitu deh. Makanya kami terpaksa tinggal di Edinburgh sampai natal usai. Lucunya, hostel tempat saya menginap memberi kaos kaki berisi kado natal ke tiap tamunya. Kaos kakinya digantung-gantung di depan kamar gitu, cute~

Scotland Highland Roadtrip (Part 2) : Ketemu Nessie!


Lanjut, sehabis dari Suidhe View Point perjalanan dilanjutkan lagi ke Urquhart Castle yang letaknya ada di pinggir Loch Ness. Jadi Loch Ness ini letaknya memanjang dari mulai Fort August (starting point kalau mau cruise di Loch Ness) sampai ke Inverness (tempat kami akan bermalam). Sementara, Urquhart Castle itu letaknya setelah Fort August. Jadinya rute kami agak bolak balik gitu deh hari itu dari Suidhe - ngelewatin Fort August - Urquhart Castle - balik lagi ke Fort August - lalu ngelewatin Urquhart Castle lagi pas mau ke Inverness. Tapi mau gimana lagi soalnya cruise di Loch Ness cuma ada jam 1 siang, dan kalau kami ke Urquhart setelah cruise, takutnya udah gelap gitu karena jam 3 udah tenggelam mataharinya.

Scotland Highland Roadtrip (Part 1) : Salju? Checked!

Setelah diterpa badai tugas, essay, dan exam di akhir semester 1 kemarin, akhirnya saya dan beberapa orang teman pun memutuskan untuk pergi plesir. Saat itu kami diberi kesempatan 'bernafas' oleh kampus di momen bernama christmas break, yang durasinya kurang lebih sekitar 3 minggu. Sebagai makhluk tropis yang penasaran banget dengan benda bernama salju dan berhubung di London hampir gak mungkin turun salju (kalaupun turun pasti cuma dikit dan langsung cair seketika), maka mau gak mau kami harus mengembara sedikit ke Utara, tepatnya ke dataran tinggi Scotland.

Loch Lomond

Columbia Road Flower Market


Karena saya suka banget jalan kaki dan London adalah kota yang sangat pro pejalan kaki, jadinya setiap lagi bosan di kamar atau mumet ngerjain tugas, saya sering jalan kaki random di sekitar flat. Biasanya paling cuma ke taman atau ke supermarket yang letaknya agak jauh (meskipun sebenarnya di dekat flat juga ada supermarket). Di awal bulan Desember ini, London sudah semakin dingin, warna-warna musim gugur perlahan pudar seiring dengan rontoknya seluruh daun di pepohonan. Jalan kaki menikmati pemandangan itu sambil dengerin playlist yang sudah disusun sebelumnya (iya, memang niat banget, haha) is so relieving.

Hari Minggu kemarin, berhubung saya gak kemana-mana dan lagi males ke Gym, saya memutuskan untuk jalan kaki ke Columbia Road Flower Market untuk 'ngeganti' jatah bakar kalori hari itu. Haha. Pasar bunga yang terkenal banget ini ternyata letaknya gak jauh dari flat saya, cuma sekitar 2km-an. Bukanya hanya setiap hari Minggu, dari jam 8 Pagi hingga 2 Siang.

Tips Berhemat di London

London memang terkenal sebagai kota yang mahal. Tapi setelah 2 bulan hidup di kota ini, saya dan teman-teman sedikit banyak jadi tau gimana cara menyiasatinya. Berhubung Justin, yang katanya tahun depan mau ke piknik ke sini request tulisan tentang tempat gratisan di London, saya pikir kenapa gak sekalian aja saya nulis tentang tips berhemat di London, mumpung saya juga lagi mumet ngerjain kodingan coursework yang banyak errornya (malah curhat).

Semoga info recehan ini berguna untuk kalian-kalian yang akan berkunjung atau bersekolah di sini.

Giant's Causeway, Northern Ireland

Sewaktu riset kilat sebelum berkunjung ke Belfast kemarin, saya menemukan Giant's Causeway yang katanya sih salah satu destinasi yang wajib dikunjungi kalau ke Belfast. Berhubung teman-teman yang saya tumpangi di Belfast saat itu sibuk kuliah, jadi saya ikut daytrip sendirian. Soalnya, Giant's Causeway letaknya agak jauh dari Belfast dan agak ribet kalau harus naik angkutan umum. Harga daytripnya gak terlalu mahal, cuma 18 pounds saja seharian.

Menuju Giant's Causeway

Belfast


Disponsori oleh rasa penat sehabis mid-exam dan tiket Ryan Air yang kadang-kadang murahnya nggak masuk akal, akhirnya kabur lah saya sehari setelah ujian berakhir ke Belfast selama 3 hari. Belfast ini adalah ibukota dari Northern Ireland (Irlandia Utara) dan masih termasuk ke dalam United Kingdom. Penerbangan ke Belfast cuma memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit, malah anehnya pas pulang sejam doang udah nyampe lagi di London. Haha.

Sabtu di Borough Market

Ganteng ya.... kejunya.

Di cuaca London yang akhir-akhir ini dinginnya sangat menyebalkan untuk makhluk tropis macam saya (hari ini kata Accuweather real feel-nya udah nyampe angka -1 derajat celcius) emang paling enak menghangatkan diri dengan cara makannnn~ Kebetulan nih di London ada salah satu pasar makanan terbesar dan tertua bernama Borough Market. Konon katanya Wikipedia sih pasar ini udah berdiri dari tahun 1851 gitu deh.