Showing posts with label London. Show all posts
Showing posts with label London. Show all posts

London Cooking Diary

Kemarin pas lagi liat galeri foto di HP, saya jadi takjub sendiri melihat foto-foto masakan waktu lagi kuliah di London. Dikarenakan alasan penghematan, saya hampir setiap hari masak! Ditambah lagi, kalau pun beli makanan biasanya rasanya juga kurang sesuai dengan lidah Indonesia saya yang udah akrab dengan bumbu yang kuat dan bermecin. Meskipun ada restoran yang menjual makanan Indonesia, tapi tetep aja sayang rasanya beli nasi padang seharga 10 pounds (sekitar 180ribu rupiah) yang duitnya bisa dipakai untuk belanja groceries untuk seminggu kalau saya mau meluangkan waktu sedikit untuk memasak.

Dulu rasanya seneng banget masak, karena saya menganggap kegiatan di dapur ini jadi semacam pelarian dari tugas-tugas kuliah yang bikin mumet. Saat itu pergi ke supermarket buat beli sayuran aja ku sudah senang #mure. Trus dulu kegiatan ngumpul-ngumpul bareng temen-temen Indonesia juga biasanya melibatkan kegiatan masak-masak atau minimal potluck (piknik tapi bawa makanan masing-masing untuk berbagi). 

Berikut saya menghimpun 10 masakan yang sempat saya dokumentasikan. 

1. Mie Ayam Jamur



In the Heat of Summer Sunshine

Time goes by, now I'm already back in Indonesia for good. I was tidying up hundreds of picture that were left untouched, when I realized that some of it are quite nice. I know that it's almost winter now but I feel that I don't want these pictures stay in my hard drive forever. I just had the busiest months (dissertation, viva presentation, packing, and moving out) before I went back home. Now that I have lots of time to breath and write, a little throwback to summer wouldn't hurt.

Summer means lavender blooming season! It's a time when you can go outside, enjoy the sunshine with your beloved ones, and take a pictures in the sea of purple. If you're around London, you can visit Mayfield Lavender Park which is still accessible by using the Underground and bus. The entrance fee is only 1 pound per person. 

Columbia Road Flower Market


Karena saya suka banget jalan kaki dan London adalah kota yang sangat pro pejalan kaki, jadinya setiap lagi bosan di kamar atau mumet ngerjain tugas, saya sering jalan kaki random di sekitar flat. Biasanya paling cuma ke taman atau ke supermarket yang letaknya agak jauh (meskipun sebenarnya di dekat flat juga ada supermarket). Di awal bulan Desember ini, London sudah semakin dingin, warna-warna musim gugur perlahan pudar seiring dengan rontoknya seluruh daun di pepohonan. Jalan kaki menikmati pemandangan itu sambil dengerin playlist yang sudah disusun sebelumnya (iya, memang niat banget, haha) is so relieving.

Hari Minggu kemarin, berhubung saya gak kemana-mana dan lagi males ke Gym, saya memutuskan untuk jalan kaki ke Columbia Road Flower Market untuk 'ngeganti' jatah bakar kalori hari itu. Haha. Pasar bunga yang terkenal banget ini ternyata letaknya gak jauh dari flat saya, cuma sekitar 2km-an. Bukanya hanya setiap hari Minggu, dari jam 8 Pagi hingga 2 Siang.

Tips Berhemat di London

London memang terkenal sebagai kota yang mahal. Tapi setelah 2 bulan hidup di kota ini, saya dan teman-teman sedikit banyak jadi tau gimana cara menyiasatinya. Berhubung Justin, yang katanya tahun depan mau ke piknik ke sini request tulisan tentang tempat gratisan di London, saya pikir kenapa gak sekalian aja saya nulis tentang tips berhemat di London, mumpung saya juga lagi mumet ngerjain kodingan coursework yang banyak errornya (malah curhat).

Semoga info recehan ini berguna untuk kalian-kalian yang akan berkunjung atau bersekolah di sini.

Sabtu di Borough Market

Ganteng ya.... kejunya.

Di cuaca London yang akhir-akhir ini dinginnya sangat menyebalkan untuk makhluk tropis macam saya (hari ini kata Accuweather real feel-nya udah nyampe angka -1 derajat celcius) emang paling enak menghangatkan diri dengan cara makannnn~ Kebetulan nih di London ada salah satu pasar makanan terbesar dan tertua bernama Borough Market. Konon katanya Wikipedia sih pasar ini udah berdiri dari tahun 1851 gitu deh. 

221B Baker Street


Kalau lagi ngomongin 221B Baker Street, pasti yang kebayang di kepala adalah Benedict Cumberbatch Sherlock Holmes! Berhubung saya suka banget sama series Sherlock yang versi BBC, jadi kemarin pas baru banget sampai di London tempat ini jadi salah satu tempat pertama yang saya datangi. Rumah nomer 221B di Baker Street yang ceritanya adalah kediaman Sherlock Holmes ini ternyata beneran ada di dunia nyata. Di dalamnya ada museum, yang meskipun entrance fee-nya lumayan mahal (15 pounds!) untuk ukuran museum sekecil ini (sedangkan British Museum yang 3 hari gak cukup buat ngelilinginnya itu masuknya gratis), tapi tetep aja dibelain masuk karena penasaran. 

Ada apa di dalamnya?

Sebulan di London!

Gak kerasa, tanggal 14 Oktober kemarin saya sudah tepat sebulan menjadi warga London. Waktu memang berjalan cepat sekali. Terlepas dari absennya kehadiran orang-orang terkasih seperti keluarga dan sahabat, London rasanya akrab sekali dengan saya. Bahkan teman-teman saya yang dari Bandung juga bilang kalau rasanya mereka seperti nggak pindah kota. Soalnya somehow London memang Bandung banget sih, mendungnya. Meskipun ademnya sekarang udah nyampe 3x lipatnya Bandung. Haha.


Ditambah lagi, London itu kota yang multikultural banget. Kalau lagi jalan pasti akan dengar banyak orang yang ngobrol dengan bahasa yang berbeda. Jadinya kita nggak akan merasa asing sendirian di sini.

Oke, jadi apa aja update sebulan ini?

Menelusuri Jejak Harry Potter di London

Kalau lagi main ke London, sehabis mengunjungi Warner Bros Studio Tour, jangan lupa untuk ikut Harry Potter walking tour. Gratis*! Tinggal lihat saja jadwal tour dan meeting pointnya dan kita tinggal datang gak perlu booking apa pun. Kemarin saya ikut tour dari http://strawberrytours.com. Meeting pointnya di Leicester Square dan tour berlangsung sekitar 2 jam. Kita akan diajak jalan kaki ke tempat-tempat yang ada hubungannya dengan Harry Potter. Guidenya sangat informatif dan akan cerita banyak banget hal menarik dan fun facts yang kebanyakan saya belum tau. Seru abisss. Tapi karena saya baik hati, saya akan tulis sebagian kisahnya di sini. Hehe.

Alex, tour guide kami hari itu.

Harry Potter Studio Tour Madness!

Beware : Lots of Photos! Just skip this post if you're not a fan of Harry Potter


Sebagai die-hard fans dari Harry Potter sejak SD hingga sekarang, bisa dibilang salah satu alasan saya memilih melanjutkan kuliah ke Inggris adalah karena Harry Potter. Waktu visa student saya sudah granted, salah satu hal pertama yang saya lakukan adalah membeli tiket ke Warner Bros Harry Potter Studio Tour! Semesta kayak mendukung gitu karena saya dipertemukan dengan seorang teman sekampus (yang juga berasal dari Indonesia) sesama Potterhead. Langsung deh gak pikir panjang kami merencanakan keberangkatan yang sedikit lebih awal untuk main-main ke Warner Bros.