Perjalanan saya menuju Venice diawali dengan drama pagi buta di Milan. Sebelumnya saya sudah membeli tiket FlixBus (bus kesayangan turis kere macam saya) dari Milan menuju Venice dengan waktu keberangkatan pukul 06:30 dari Lampugnano Bus Station yang letaknya jauh dari tempat saya menginap. Waktu cek di Google Maps, saya lihat kalau metro (kereta bawah tanah) di Milan baru beroperasi di pukul 05:40. Berdasarkan pengalaman muter-muter di Milan hari sebelumnya, saya langsung menarik kesimpulan kalau metro di Milan belum bisa diandalkan seperti tube di London yang lumayan tepat waktu (kalau pun ada telat-telat dikit pasti langsung diumumin). Saat itu tertulis, kalau saya naik metro 05:40, saya akan sampai di terminal jam 06:21. Saya cuma punya waktu 9 menit dan rasanya itu mepet banget, belum lagi kalau ngaret-ngaretnya dihitung juga. Berhubung di sana kalau ditulis 06:30 ya beneran jam segitu bus-nya jalan ga pake acara ngetem.
Long story short, karena takut telat, saya mencari alternatif lain ke Lampugnano dan Google Maps bilang kalau saya bisa naik bus dari dekat hostel jam 5 pagi. Okesip, saya pun langsung set alarm untuk bangun sekitar jam 4:30 pagi.

