Showing posts with label Taipei. Show all posts
Showing posts with label Taipei. Show all posts

Bersepeda Mengelilingi Taipei


Saat pertama kali sampai di Taipei, hal yang sangat menarik perhatian saya adalah banyaknya sepeda berwarna oranye berjejer sepanjang jalanan, mirip dengan London dengan sepeda Santander-nya. Ketika berjalan dengan Guan dan Debby, mereka menjelaskan kalau sepeda-sepeda lucu itu bernama YouBike, yang bisa disewa dan dikembalikan di tempat berbeda. Saya dan Junda yang tidak punya banyak kesempatan untuk bersepeda di Jakarta tentunya langsung semangat dan merencanakan untuk bersepeda di seputar Taipei, berhubung kotanya sendiri sangat bike-friendly.

Berburu Ayam Krispi, Tahu Busuk, dan Berbagai Makanan Lainnya di Taipei Night Market

Taiwan adalah negara yang sangat identik dengan night market. Mungkin sama kayak Jakarta dengan macetnya. Night market biasanya berupa jalan raya yang disulap menjadi pasar berisi stall makanan atau souvenir, dan beroperasi setiap hari dari mulai sore tiba hingga larut malam. Taiwan lumayan terkenal dengan streetfood-nya. Jadi, night market adalah one-stop-solution buat kamu yang mau icip-icip berbagai makanan khas Taiwan. Pokoknya intinya, do not ever ever ever go to Taiwan without visiting the night market! Gak cuma untuk turis, tapi orang lokal sendiri memang suka sekali pergi ke night market untuk makan dan hangout

Saya sebenarnya bukanlah orang yang terlalu adventurous kalau soal makanan. Apalagi makanan-makanan di luar negeri yang biasanya rasanya kurang cocok sama lidah saya yang medok Indonesia. Jadinya, pasar malam penuh makanan tidak terlalu membuat saya excited... sampai akhirnya saya ingat kalau Shihlin, ayam krispi bermicin yang terkenal di Indonesia itu adalah salah satu street food asli dari Taiwan. Dan ternyata, Shihlin sendiri diambil dari nama Shihlin Night Market, salah satu night market paling terkenal di Taipei. Selain Shihlin Night Market, ada banyak sekali night market lainnya. Sampai-sampai kita bisa saja pergi ke night market yang berbeda setiap harinya.  

Taipei: di Mana Hutan dan Kota Hidup Berdampingan


Hari itu hari Sabtu. Saya dan Junda berencana akan bertemu Guan, teman kuliah Junda saat di London, dan juga Debby (istrinya Guan) di stasiun MRT Wanfang Hospital yang dekat dengan AirBnb kami. Debby dan Guan akan mengantarkan kami berkeliling Taipei. Senang sekali rasanya jalan-jalan di kota baru dengan guide lokal asli.

Setelah pertemuan yang kurang dramatis (Junda dan Guan terakhir bertemu 2 tahunan yang lalu, so I expect some tears or hugs at least) di stasiun, bergegas lah kami ke tujuan pertama; Maokong.